Meski tidak pernah mengakui punya kecantikan wajah dan kulit, putri seniman dan aktivis Ratna Sarumpaet ini meyakini apa yang diperoleh, baik masalah kelebihan dan kekurangan seseorang, tidak baik jika dibanding-bandingkan.
Dunia modeling, teater, dan film sudah cukup lama digeluti oleh Atiqah. Hanya saja, gadis yang menjadi bintang utama di film Ruma Maida dan Jamila dan Sang Presiden ini mengakui bahwa banyak wanita muda yang memiliki banyak kelebihan.
Jadi, lanjut Atiqah, pilihan itu muncul karena berbagai sisi penilaian. Baik atau buruk hasilnya, sebuah pilihan bagi Atiqah banyak hal yang menjadi dasarnya.
"Yang jelas saya senang dan berterimakasih atas semua kepercayaan ini. Dan, saya hanya ingin menjalani kepercayaan ini dengan baik," kata aktris yang masuk nominasi Aktris Terbaik versi Festival Film Bandung 2010 dengan filmnya Jamilah dan Sang Presiden ini.
Menyinggung soal Luna Maya, yang kontraknya diputus, Atiqah enggan mengomentari hal itu. Bagi dia, apa pun yang terjadi terkait pilihan menjadi ikon adalah hak sepenuhnya dari pihak produsen sabun kecantikan.
Atiqah pun tidak terima jika dirinya dan Luna Maya dibanding-bandingkan. Bagi wanita ayu semampai bertinggi 172 cm ini, kekurangan atau kelebihan seseorang tidak menjadi tolok ukur atau dasar untuk kemudian dipilih.
"Kalau dibandingkan untuk apa? Ini pilihan. Saya nggak kompeten mengomentari kurang apa atau lebihnya di mana. Saya jalani saja yang sekarang ini. Dan, ini sebuah penghargaan. Saya yakin banyak yang baik dan bagus lainnya," ujar Atiqah yang akan dikontrak selama setahun penuh ini.
Atas pemilihan ini, pihak PT Unilever enggan berkomentar lebih jauh. Keputusan ini dinilai sudah melalui berbagai pertimbangan.
Sebelum muncul nama atiqah, sejumlah nama artis lain sempat muncul, di antaranya Rianti Cartwright, Agnes Monica, dan Syahrini. congrat dah buat Atiqah Hasiholan atas terpilihnya sebagai ambasador lux
0 comments:
Post a Comment